• Hubungi Kami(024) 8319427
  • Login

NAMA: ALIYAH WULANDARI

 

 

Teks Khitobah

 

 

Assalamualaikum warohmatullahi wabarokaatuh.

 

 

اَلْحَمْدُ لِّلهِ رَبِّ العَالمينَ وَ الصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلى اَشْرَفِ الاَنبِيَاءِ و المُرْسَلِيْنَ وَعَلَى آَلِهِ وَأَصْحَابِهِ أَجْمَعِيْنَ

 

 

Yang terhormat dewan juri MAPSI

Yang terhormat Bpk Ibu guru SDN SAMPANGAN 01,  

Dan tak lupa teman-teman yang saya sayangi

Marilah senantiasa kita panjatkan puja dan puji Syukur kehadirat Allah SWT. Karena berkah, taufiq hidayah dan ma’unahnya pada kesempatan yang mulya dan bahagia ini kita semua diberikan kesehatan dan umur panjang, sehingga kita bisa mengikuti acara MAPSI dalam keadaan sehat walaupun secara virtual. Shalawat serta salam tidak lupa kita sanjungkan kepada Nabi Agung Muhammad SAW yang kita nantikan syafaatnya di yaumil kiamah, aamiin allahuma aamiin.

Saudara muslimin  muslimat yang dirahmati Allah SWT, Nabi Muhammad SAW bersabda “bahwa ada dua hal yang tidak lebih utama dari pada dua hal ini” yang pertama yakni Keimanan kepada Allah SWT dan yang kedua yakni mampu memberikan Manfaat kepada muslim lainnya. Saudara muslim muslimat bagaimana kita sadari saat ini kita sedang diserah wabah penyakit coviid-19. Covid-19 merupakan ujian namun kita tidak tahu hikmah dibalik musibah ini. Sayidina Umar bin Khatab pernah berkata “kita menghadapi takdir tapi kita tidak boleh melawan takdir kecuali dengan takdir itu sendiri” Jika Allah mentakdirkan kita menghadapi covid-19 Allah pula yang mentakdirkan kita untuk berikhtiar, kita harus mempunyai pilihan untuk mencegah. Kita tidak boleh menyerahkan diri terhadap takdir dan membuang diri ditempat yang berbahaya dengan alasan itu adalah takdir.

Salah satu bukti keimanan kita terhadap takdir kita harus mampu merubah takdir mampu merubah nasib itu. Seperti Firman Allah dalam Surah Ar-Rad ayat 11 :

إِنَّ ٱللَّهَ لَا يُغَيِّرُ مَا بِقَوْمٍ حَتَّىٰ يُغَيِّرُوا۟ مَا بِأَنفُسِهِمْ
 

Artinya: “Allah tidak akan merubah keadaan suatu kaum, melainkan mereka yang merubah keadaan mereka sendiri”

Kita sebagai seorang mukmin harus mampu menyikapi wabah ini dengan penuh keimanan. Kita harus yakin bahwa tidak ada tuhan selain Allah, yang mengatur ars yang luas dan besar., tidak ada tuhan selain Allah yang mengurus seluruh isi bumi dan langit. Saudara muslim dan muslimat yang dirahmati Allah hal-hal yang besar seperti langit dan bumi telah diatur oleh Allah, apalagi hal yang kecil seperti wabah covid-19 ini tentu sudah diatur oleh Allah. Untuk itu kita kita sebagai seorang muslim dalam menyikapi kondisi seperti saat ini kita harus tetap mendekatkan diri kepada Allah dengan cara bertawakal kepada Allah . Allah menurunkan wabah covid-19 ini sudah pasti memiliki maksud dan tujuan, mungkin kita lalai akan perintah dan kewajiban kita kepada Allah sehingga dengan cara menurunkan wabah ini Allah ingin kita untuk mendekatkan diri Taqarruban Illa-Allah. Penanganan covid-19 tidak akan berhasil tanpa disertai dengan memohon dan taubatan nasuha pada Allah atas perkenanNya.

Saudara marilah bersama-sama kita sebagai seorang mukmin jadikanlah diri kita bermanfaat untuk orang lain, mari bersama-sama kita merubah takdir dari wabah ini dengan mematuhi protokol kesehatan agar kita bisa memutus rantai penularan covid-19 ini. Selain itu kita harus membatu sesama muslim sesama manusia dengan menyisihkan sedikit rezeki kita untuk orang yang mebutuhkan. Saudara muslim muslimat semoga kita senantiasa diberikan kemudahan dan kesabaran agar kita tetap istiqomah dalam beribadah kepada Allah.

Demikian yang dapat saya sampaikan pada kesempatan ini, semoga dapat bermanfaat bagi kita semua dan dapat kita aplikasikan dalam kehidupan sehari-hari. Lebih dan kurangnya saya mohon maaf, yang benar datangnya atas bimbingan Allah SWT Yang Maha Benar, dan yang salah, khilaf, atau keliru itu datangnya dari saya pribadi sebagai manusia biasa yang tidak pernah luput dari salah, khilaf dan dosa.

 

Akhirul kalam, Wallahul muwaffiq ila aqwamithaaryq,,,

Wassalamu alaikum warohmatullahi wabarokaatuh.